Rabu, 26 Juli 2017

Mengapa Islam Mengganti Agama Hindu Pada Masa Majapahit

Lambang Kerajaan Majapahit
Di dalam sejarah, Agama Hindu yang di masa kejayaan Majapahit berjaya hingga ke Madagaskar, Somalia dan beberapa negara Asia Tenggara begitu jaya- jayanya. Seperti kata pepatah, roda berputar, yang di atas berpindah kebawah, kejayaan tersebut digantikan oleh Kerajaan  Islam yang kemudian masuk setelahnya. Ada beberapa sebab mengapa kerajaan yang begitu besar tersebut, runtuh dan digantikan kerajaan Islam.
1. Perang saudara yang berkepanjangan yang mengakibatkan rakyat tidak tentram. Dimulai pada perang Paregreg.

2.  Perang Agama. Tidak hanya di zaman  dulu, zaman sekarang pun seperti misalnya saja pada kasus Ahok dan penyerangan rumah ibadah, pada dasarnya beberapa masyarakat Indonesia mudah terpantik amarah nya karena masalah Agama, hal ini pula yang kemudian dipakai Belanda untuk mengadu domba antar kerajaan pada masa penjajahan, oleh karena itulah 350 tahun lamanya kita dijajah, karena kurangnya persatuan dan persaudaraan dan rasa kasih sesasama manusia (Namun sudah semestinya sekarang kita mengendepankan Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan mengasihi sesama warga negara Indonesia).

3. Stabilitas kerajaan yang tidak menentu membuat ekonomi kerajaan goyah, masyarakatpun kehilangan kepercayaan pada pemerintahan, keadaan di tengah masyarakat mudah bergejolak danpun memberontak

4. Penerapan sistem kasta agama Hindu pada masa Majapahit, adanya penyekatan-penyekatan sosial yang membuat masyarakat kurang bersatu, dan rumitnya tata cara keagamaan agama Hindu, membuat rakyat Majapahit mudah menerima sitem agama yang baru yang lebih mengedepankan kesamaan hak dan kewajiban, lebih mudah dan lebih  logis ditangkap oleh masyrakat majapahit.

5. Kehendak Tuhan. Tidaklah ada satu helai daun yang gugur, jikalah bukan karena Kehendak Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar